Minggu, 19 Mei 2019

Seminar Komunikasi

 Seminar komunikasi
Mengembangkan jiwa muda diera milenial dalam berkomunikasi, acara shareing yang diadakan oleh mahasiswa STISIPOL Candradimuka Palembang di gedung Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, yang dihadiri oleh berbagai mahasiswa PTN dan PTS, serta dihadiri juga oleh Siswa/Siswi SMA/SMK.
Seminar ini shareing mengenai bagaimana di era milenial sekarang ini agar masyarakat luas tidak gagal dalam berkomunikasi dimana sering terjadi ketika berkomunikasi secara visual maupun non visual, di Seminar ini juga memberi tips jitu agar masyarakat yang ingin tampil percaya diri didepan umum agar tidak demam panggung dan gugup dalam menyampaikan sesuatu agar nantinya dapat ditangkap dan diterima oleh pendengar sehingga tidak terjadi gagal berkomunikasi/gagalnya menyampaikan pendapat.


Foto bersama Panitia dan narasumber seminar komunikasi
 Pembagian Bingkisan kepada mahasiswa dan Siswa SMA/SMK.

CAFIFEST


Candradimuka Film Festival adalah acara yang diselenggarakan di Kampus Stisipol Candradimuka, dimana mahasiswa dan siswa pelajar berlomba dalam membuat film pendek dengan berbagai kreativitas, nantinya film yang dibuat akan ditampilkan diacara tersebut dan ditonton oleh peserta maupun tamu-tamu yang datang dalam acara tersebut, selaim mengadakan lomba film pendek, Cafifest juga di isi berbagai hiburan dari Beat Box mau pun Accoustic, dan acara seminar.




 Selain acara-acara diatas, di acara festival ini juga menampilkan pameran photographi dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi.





Etika Kehumasan


Public relation adalah salah satu profesi yang memiliki kode etik. Dalam public relation kode etik disebut sebagai kode etik public relation atau kode etik kehumasan atau etika profesi humas.

Aspek-aspek yang kode perilaku seorang praktisi humas, antara lain:
A. Code of conduct, merupakan kode perilaku sehari-hari terhadap integritas pribadi, klien dan majikan, media dan umum, serta perilaku terhadap rekan seprofesinya.
B. Code of profession, merupakan standar moral, bertindak etis dan memiliki kualifikasi serta kemampuan tertentu secara profesional.
C. Code of publication, merupakan standar moral dan yuridis etis melakukan kegiatan komunikasi, proses dan teknis publikadi untuk menciptakan publisitas yang positif demi kepentingan publik.
D. Code of enterprise, menyangkut aspek hukum perizinan dan usaha, UU PT, UU Hak Cipta, Merek dan Paten, serta peraturan lainnya.

Etika sebagai pencipta hubungan baik dengan klien

Sesuai yang telat dipaparkan oleh IPRA terdapat fungsi Public Relation terhadap kliennya. Etika Profesi kehumasan dapat menciptakan hubungan sinergis antara organisasi dengan kliennya. Pelayanan terhadap klien seharusnya dapat menjadi perhatian khusus oleh Public Relation karena sebagai fungsi menejemen yang berada di organisasi atau perusahaan peran humas dan hubungannya sangat dekat dengan klien dan bahkan menjadi pihak penengah antara organisasi dengan kliennya.

Community Relations



Community relations adalah upaya membina hubungan harmonis antara perusahaan/organisasi dengan komunitas masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan saling pengertian.

Unsur-unsur Community Relations

1. Kesejahteraan komersial
2. Dukungan agama
3. Lapangan kerja
4. Fasilitas pendidikan yang memadai
5. Hukum ketertiban dan keamanan
6. Pertumbuhan penduduk
7. Perumahan beserta kebutuhannya yang sesuai
8. Perhatian terhadap keselamtan umum dan penanganan kesehatan yang progresif
9. Kesempatan bereaksi dan berkebudayaan yang bervariasi.


Manfaat Community Relations

Komunitas pada organisasi

- Reputasi dan citra organisasi yang lebih baik
- Memanfaatkan pengetahuan dan tenaga kerja lokal
- Menarik tenaga kerja, pemasok, pemberi jasa dan mungkin pelanggan lokal yang bermutu


Organisasi pada komunitas

- Peluang penciptaan kesempatan kerja, pengalaman kerja dan pelatihan

- Pendanaan investasi komunitas dan pengembangan infrastuktur

Media Relations


Media relations (hubungan media) disebut juga press relations adalah aktivitas menjalin hubungan baik dengan wartawan, kalangan pers, atau media massa.

Hubungan media merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi dilakukan humas atau PR sebuah instansi. Tujuan utama media relations adalah membangun citra positif (image building) sebagai tugas utama humas.

Media relations dilakukan guna memperoleh publisitas, pemberitaan atau liputan media seluas mungkin.

Fungsi Media Relation

1. Meningkatkan citra perusahaan
2. Meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan
3. Meningkatkan point of selling dari produk dan jasa
4. Membantu perusahaan keluar dari komunikasi krisis
5. Meningkatkan relasi dari beragam publik seperti terhadap lemabaga pemerintahan, perusahaan-perusahaan, organisasi kemasyarakatan, maupun individu.

Government Relations

Government relations adalah seni berhubungan dengan berbagai lembaga penentu kebijakan (eksekutif, legislatif) yang mempengaruhi perusahaan pada level lokal, nasional maupun internasional.

Government relations memiliki tugas:
a. Menggali data dari pemerintah
b. Monitoring & interpretasi langkah-langkah pemerintah
c. Menyampaikan feed back dari perusahaan atas berbagai kebijakan pemerintah
d. Membangun posisi
e. Mendukung pemasaran

Government relations memiliki posisi yang penting bagi perusahaan, arti penting government relation adalah menciptakan keselarasan antara berbagai kebijakan pemerintah dengan perusahaan (investasi, kerja sama dagang, pajak dll, memberikan jaminan perlindungan disaat krisis dan mempercepat proses birokrasi atas berbagai kepentingan perusahaan.

Hubungan dengan pemerintah tidak dapat dilepaskan dari kegiatan lobby dan negosiasi dengan pemerintah. Lobby merupakan kegiatan yang dilakukan secara informal untuk mendekati pemerintah sedangkan negosiasi merupakan kegiatan perundingan. Dalam berhubungan dengan pemerintah perlu mengadakan dua pendekatan yaitu secara resmi maupun tidak resmi. Lobby-lobby dalam government relation dalam dilakukan dalam bentuk :

A. Lobby langsung (konvensional)
contoh : mengadakan pertemuan langsung dengan pemerintah
B. Grass Roots Lobbying
Artinya melibatkan masyarakat atau massa untuk melakukan proses lobbying
Contoh : memberikan argumen atau pengertian kepada pemerintah bahwa perusahaan ini memiliki hubungan atau kepentingan dengan public/masyarakat.
C. Political Action Committees (PACs)
artinya melibatkan masyarakat atau massa namun dengan konsep yang formal dan adanya kemungkinan unsur politik.

Internal Relations


Definisi Internal Public Relation

Kegiatan internal Public Relations adalah kegiatan yang ditujukan untuk internal publik organisasi / perusahaan. Publik internal adalah semua elemen yang mempengaruhi secara langsung dalam keberhasilan perusahaan, seperti karyawan, manajer, supervisor, pemegang saham, dewan direksi perusahaan dan sebagainya.

Melalui kegiatan Internal Public Relations diharapkan dapat memenuhi kebutuhan internal dan kepentingan umum dari organisasi/perusahaan. Dengan hubungan yang harmonis antara pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan itu akan menciptakan iklim kerja yang baik. Dengan demikian operasi perusahaan akan berjalan dengan lancar.

Kegiatan hubungan internal yang dilakukan oleh Petugas Hubungan Masyarakat, yaitu :

Hubungan dengan karyawan (employee relations)

Sebuah PR harus dapat berkomunikasi dengan semua tingkatan karyawan baik secara formal maupun informal untuk menentukan kritik dan saran yang dapat dipertimbangkan dalam pembuatan kebijakan dalam organisasi/perusahaan mereka.

Sebuah PR harus mampu menjembatani komunikasi antara manajemen dan karyawan. Karena program memegang hubungan karyawan diharapkan akan mengarah pada hasil positif yang karyawan merasa dihargai dan dirawat oleh perusahaan. Sehingga tercipta rasa memiliki (sense of belonging), motivasi, kreativitas dan ingin mencapai performa maksimal.

Hubungan dengan pemegang saham (stockholder relations)

Sebuah PR juga harus mampu membangun hubungan yang baik dengan pemegang saham, dan mampu berkomunikasi apa yang terjadi dalam organisasi / perusahaan. Karena sebagai penyandang dana, mereka harus selalu tahu perkembangan perusahaan secara transparan dalam rangka meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam perusahaan. Dengan demikian akan menghilangkan kesalahpahaman dan kecurigaan terhadap perusahaan

Sabtu, 18 Mei 2019

Riset Public Relation


A. Definisi Riset (Penelitian PR) (Fraser P. Seitel)

Riset merupakan pengumpulan data, fakta, dan informasi secara sistematis dalam upaya mengembangkan pengertian. Sebagian besar kegiatan asosiasi PR dalam menyampaikan informasi harus secara akurat mengenai datanya, dan berkaitan dengan public, produk dan program-program yang dirancang tersebut harus mampu menjawab pertanyaan.


Pentingnya Penelitian

Efektifitas Public Relation (PR) erat kaitannya dengan proses riset, karena riset merupakan bagian integral dari perencanaan, pengembangan program, dan proses evaluasi. Penelitian dilakukan dengan tujuan agar PR mampu membuat keputusan-keputusan kebijakan dan merencanakan strategi untuk program komunikasi yang efektif.


Cutlip dan Center menyatakan empat upaya pemecahan persoalan program kerja dan penelitian dalam PR yaitu:

1. Defining Problem
2. Planning dan Programming
3. Taking Action dan Communicating
4. Evaluating dan Program

Manfaat Menggunakan Riset

Manfaat dari menggunakan Riset untuk PR adalah :
1). Mencapai Kredibilitas dengan Manajemen.
2). Menetapkan audiens dan Segemen Public.
3). Merumuskan Strategi.
4). Pesan/Copy Writing
5). Membantu manajemen keep in touch
6). Mencegah Krisis
7). Memantau Kompetisi
8). Pengaruh opini public
9). Menghasilkan publisitas
10). Mengukur kesuksesan.

Krisis Management


Ada perbedaan yang mendasar antara "Manajemen Krisis" dan "Krisis Manajeman". Manajemen krisis merupakan suatu manajemen pengelolaan, penanggulangan atau pengendalian krisis hingga pemulihan citra perusahaan. Sedangkan krisis manajemen merupakan kegagalan dari peranan manajemen krisis dan persoalannya menjadi sulit untuk dipulihkan karena perusahaan yang bersangkutan dinyatakan "bubar" baik secara hukum maupun operasionalnya.

Pada umumnya, krisis dilihat sebagai suatu situasi atau kejadian yang lebih banyak mempunyai implikasi negatif pada organisasi daripada sebaliknya.

Steven Fink, pakar dan konsultan krisis dari Amerika Serikat mengembangkan konsep anatomi krisis menggunakan terminologi kedokteran yang biasa dipakai untuk melihat stadium suatu krisis yang menyerang manusia. Empat tahap perkembangannya adalah sebagai berikut :
1. Tahap Prodomal
2. Tahap Akut
3. Tahap Kronik
4. Tahap Resolusi (Penyembuhan)

Masing-masing tahap itu saling berhubungan dan membentuk siklus. Lamanya masing-masing tahap itu sangat tergantung pada sejumlah variabel, sama seperti ketika seorang dokter menangani pasiennya. Kadang-kadang keempat fase berlangsung singkat, seperti seseorang yang terjangkit flu ringan sembuh setelah beristirahat sehari pernuh. Namun adapula yang harus beristirahat hingga satu bulan. Juga ada yang langsung meninggal dunia ketika flu berat menyerang saat kondisi fisiknya sangat lemah. Hal yang sama bisa menimpa perusahaan bila terjadi krisis, yakni dari hanya terganggunya kinerja perusahaan hingga pembubaran perusahaan.

Produksi Multimedia atau Pengelolaan Sosial Media

Produksi Multimedia atau Pengelolaan Sosmed
Multimedia diambil dari gabungan 2 kata yaitu multi dan media. Multi berarti banyak dan media berarti media atau perantara. Multimedia adalah gabungan dari beberapa unsur yaitu teks, grafik, suara, video, animasi dan intraktif yang menghasilkan satu persembahan yang menarik. Multimedia juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi. Bagi pengguna komputer multimedia dapat diartikan sebagai informasi komputer yang dapat dipersembahkan melalui audio atau video, teks, grafik dan animasi.

Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996) atau multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen yaitu suara, gambar, dan teks. Atau multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output dari data, media dapat audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik, dan gambar.

Proses Produksi Produk Multimedia (Life Cycle)
Ada 2 kategori Multimedia berdasarkan definisi dari media / medium sendiri sebagai entitas yang dilewati oleh sesuatu, yaitu :
1. Multimedia content production
Multimedia adalah penggunaan dan pemrosesan beberapa media (text, audio, graphics, animation, video and interactivity) yang berbeda untuk menyampaikan informasi atau menghasilkan produk multimedia (music, video, film, game, entertaiment, dll) atau penggunaan sejumlah teknologi yang berbeda yang memungkinkan untuk menggabungkan media (text, audio, graphics, animation, video, and interactivity) dengan cara yang baru untuk tujuan komunikasi. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah :

Media Teks Media Graph / Image Media Audio Media Interactivity Media Video Media Special Effect ii Animasi 2.

Multimedia communication Multimedia adalah menggunakan media (massa), seperti televisi, radio, cetak, dan internet, untuk mempublikasikan/menyiarkan/mengkomunikasikan material advertising, publicity, entertaiment, news, education, dll. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah

TV Radio Film Cetak Musik Game Entertaiment Tutorial ICT (internet)
Ada dua metode dalam menggunakan sosial media sebagai media pengguna pribadi maupun dalam melakukan pemasaran :

1. Organik (gratis)
2. Non Organik (Prabayar)

Kedua metode diatas harus dikombinasikan untuk hasil yang maksimal dan melakukan bisnis agar dapat terus bertumbuh dengan mengoptimalkan dan membangun ekosistem digital dari berbagai aspek didalam berbisnis.