Sabtu, 23 Maret 2019

Marketing Public Relation dan MICE

MARKETING PUBLIC RELATION (MPR)
A.   Definisi Marekting Public Relation (MPR)
Marketing Public Relation adalah proses merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program yang mendorong pembelian dan kepuasan pelanggan melalui komunikasi informasi dan impresi yang kredibel.

B.     Peran Marketing Public Relation
Peranan Marketing Public Relation dalam upaya mencapai tujuan utama organisasi menurut Rosady Ruslan :
1.      Menumbuhkembangkan kesadaran konsumennya terhadap produk yang tengah diluncurkan itu.
2.      Membangun kepercayaan konsumen terhadap citra perusahaan atau manfaat (benefit) atas produk yang ditawarkan/digunakan.
3.      Mendorong antusiasme (sales force) melalui suatu artikel sponsor (advertorial) tentang kegunaan dan manfaat suatu produk.
4.      Menekan biaya promosi iklan komersial.
5.      Komitmen untuk meningkatkan pelayanan-pelayanan kepada konsumen. Termasuk mengatasi keluhan-keluah (complain handling) dan lain sebagainya demi tercapainya kepuasaan konsumen.
6.      Membantu mengkampenyakan peluncuran produk-produk baru dan sekaligus merencanakan perubahan posisi produk yang lama.
7.      Mengkonsumsikan terus menerus melalui media Public Relation (House PR Journal) tentang aktivitas dan program kerja yang berkaitan dengan kepedulian social dan lingkungan hidup agar tercapainya publikasi yang positif dimata masyarakat/public.
8.      Membina dan mempertahankan citra perusahaan atau produk barang dan jasa, baik dari segi kuantitas maupun kualitas pelayanan.
9.      Berupaya secara proaktif dalam menghadapi suatu kejadian negative yang mungkin muncul dimasa yang akan datang. (Ruslan, 2002)

Keberadaan MPR di perusahaan dianggap efektif, hal ini dikarenakan :
·         MPR dianggap mampu dalam membangun brand awareness (kesadaran akan merek) dan brand knowledge (pengetahuan akan merek).
·         MPR dianggap potensial untuk membangun efektivitas pada area “increasing category usage” dan “icreasing brand sales”.
·         Dengan adanya MPR dalam beberapa hal dianggap lebih hemat biaya bila dibandingkan dengan perusahaan memasukkan produknya melalui iklan.

Tujuh cara penting untuk menjadi tolak ukur dalam kegiatan Marketing Public Relation Menurut Philip Kolter dan Kevin Lane Keller :
1.      Publications (Publikasi)
2.      Identity Media
3.      Events
4.      News (berita)
5.      Speeches (pidato)
6.      Public-servis Activities (berperan serta dalam aktivitas social)
7.      Sponsorship (pensponsoran).



MICE (Meeting Incentive Converence Exhibition)
Pengertian MICE
Menurut Pendit (1999:25), Mice diartikan sebagai wisata konvesi dengan batasan : usaha jasa konveksi, perjalanan intensif, dan pameran merupakan usaha dengan kegiatan memberi jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang (negarawan, usahawan, dan sebagainya) untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama.
Sedangkan menurut Kesrul (2004:3), Mice sebagai suatu kegiatan kepariwisataan yang aktifitasnya merupakan perpaduan antara leisure dan business, biasanya melibatkan sekelompok orang secara bersama-sama.
Bentuk-bentuk Mice :
·         Meeting (rapat, pertemuan, atau persidangan)
·         Incentive (hadiah atau penghargaan)
·         Conference (perencanaan sebuah meeting)
·         Exhibition (pameran).
Pertimbangan Pelaksanaan Mice
1.      Penetapan lokasi dan ruang MICE
2.      Perlengkapan fasilitas MICE
3.      Penanganan transportasi
4.      Pelayanan makanan dan minuman
5.      Akomodasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar