MARKETING
PUBLIC RELATION (MPR)
A. Definisi
Marekting Public Relation (MPR)
Marketing Public Relation adalah
proses merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program yang mendorong
pembelian dan kepuasan pelanggan melalui komunikasi informasi dan impresi yang
kredibel.
B. Peran
Marketing Public Relation
Peranan Marketing Public Relation
dalam upaya mencapai tujuan utama organisasi menurut Rosady Ruslan :
1. Menumbuhkembangkan
kesadaran konsumennya terhadap produk yang tengah diluncurkan itu.
2. Membangun
kepercayaan konsumen terhadap citra perusahaan atau manfaat (benefit) atas
produk yang ditawarkan/digunakan.
3. Mendorong
antusiasme (sales force) melalui suatu artikel sponsor (advertorial) tentang
kegunaan dan manfaat suatu produk.
4. Menekan
biaya promosi iklan komersial.
5. Komitmen
untuk meningkatkan pelayanan-pelayanan kepada konsumen. Termasuk mengatasi
keluhan-keluah (complain handling) dan lain sebagainya demi tercapainya
kepuasaan konsumen.
6. Membantu
mengkampenyakan peluncuran produk-produk baru dan sekaligus merencanakan
perubahan posisi produk yang lama.
7. Mengkonsumsikan
terus menerus melalui media Public Relation (House PR Journal) tentang
aktivitas dan program kerja yang berkaitan dengan kepedulian social dan
lingkungan hidup agar tercapainya publikasi yang positif dimata masyarakat/public.
8. Membina
dan mempertahankan citra perusahaan atau produk barang dan jasa, baik dari segi
kuantitas maupun kualitas pelayanan.
9. Berupaya
secara proaktif dalam menghadapi suatu kejadian negative yang mungkin muncul
dimasa yang akan datang. (Ruslan, 2002)
Keberadaan MPR di
perusahaan dianggap efektif, hal ini dikarenakan :
·
MPR dianggap mampu dalam membangun brand
awareness (kesadaran akan merek) dan brand knowledge (pengetahuan akan merek).
·
MPR dianggap potensial untuk membangun
efektivitas pada area “increasing category usage” dan “icreasing brand sales”.
·
Dengan adanya MPR dalam beberapa hal
dianggap lebih hemat biaya bila dibandingkan dengan perusahaan memasukkan
produknya melalui iklan.
Tujuh cara penting untuk
menjadi tolak ukur dalam kegiatan Marketing Public Relation Menurut Philip
Kolter dan Kevin Lane Keller :
1. Publications
(Publikasi)
2. Identity
Media
3. Events
4. News
(berita)
5. Speeches
(pidato)
6. Public-servis
Activities (berperan serta dalam aktivitas social)
7. Sponsorship
(pensponsoran).
MICE
(Meeting Incentive Converence Exhibition)
Pengertian MICE
Menurut Pendit (1999:25), Mice diartikan sebagai wisata
konvesi dengan batasan : usaha jasa konveksi, perjalanan intensif, dan pameran
merupakan usaha dengan kegiatan memberi jasa pelayanan bagi suatu pertemuan
sekelompok orang (negarawan, usahawan, dan sebagainya) untuk membahas
masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama.
Sedangkan menurut Kesrul (2004:3), Mice sebagai suatu
kegiatan kepariwisataan yang aktifitasnya merupakan perpaduan antara leisure
dan business, biasanya melibatkan sekelompok orang secara bersama-sama.
Bentuk-bentuk Mice :
·
Meeting (rapat, pertemuan, atau
persidangan)
·
Incentive (hadiah atau penghargaan)
·
Conference (perencanaan sebuah meeting)
·
Exhibition (pameran).
Pertimbangan
Pelaksanaan Mice
1. Penetapan
lokasi dan ruang MICE
2. Perlengkapan
fasilitas MICE
3. Penanganan
transportasi
4. Pelayanan
makanan dan minuman
5. Akomodasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar