Jumat, 22 Maret 2019

Penulisan Naskah PR (public relation)



PENULISAN NASKAH PR (PUBLIC RELATION)


Jenis-jenis Penulisan Humas

1.     Siaran Pers
Siaran pers (press release, release press, rilis) adalah naskah berita untuk dipublikasikan di media massa, Rilis sering disebut naskah berita yang dibuat oleh Humas lembaga.

Dari segi isi, siaran pers terdiri dari dua, yaitu :
1.      Basic Press Release (Basic Publicity Release) – berbagai Informasi yang memiliki berbagai nilai berita.
2.      Product Release – Informasi produk khusus, jasa, atau layanan.
3.      Financial Release – laporan keuangan untuk pemegang saham atau investor.

2.      Surat Pembaca
Surat pembaca (Letter to Editor) mirip siaran pers, terutama dalam hal teknis penulisan dan pengiriman. Yang membedakan adalah dalam hal isi dan tujuannya.
Isi dan tujuan surat pembaca biasanya merupakan tanggapan, sanggahan, klarifikasi, atau penggunaan Hak Jawab dan Hak Koreksi atas informasi yang dinilai salah dan merugikan di sebuah media. Surat pembaca berupa tanggapan, biasanya diawali dengan mengutip berita atau surat pembaca yang sebelumnya sudah dimuat, sehingga pembaca dapat mengetahui latar belakang masalah yang diklarifikasi.

3.      Advertorial
Advertorial singkatan dari Advertising (periklanan) dan Editorial (Tajuk Rencana/Opini Redaksi). Advertorial disebut juga pariwara – merupakan gabungan antra promosi dan opini mengenai produk, jasa, atau layanan.
Bentuk tulisan bisa berita, feature, atau artikel. Advertorial sering disebut iklan dalam bentuk pemberitaan atau tulisan panjang.

4.      Naskah Pidato
Naskah Pidato (speech script) adalah materi sambutan atau pidato yang akan disampaikan oleh pimpinan. Biasanya dalam sebuah acara formal.

5.      Selebaran (Prospektus)
Prospectus (selebaran) adalah produk humas yang dirancang dan dibuat untuk kepentingan publikasi internal dan eksternal.
Isi atau tulisan yang ada didalam selebaran berupa keterangan, informasi, atau gambaran tentang sebuah perusahaan, instansi, produk, atau jasa, atau bisa juga berisi sebuah ide dan kegiatan.

6.      Media Internal
Media internal yaitu sarana komunikasi, informasi, dan publikasi untuk internal lembaga. Media internal yang dikelola Humas sebuah lembaga terdiri dari Newsletter dan Inhouse Magazine.
-          Newsletter secara harfiyah artinya “laporan berkala” atau “surat berita”. Biasanya terdiri dari dua hingga delapan lembar kertas kwarto atau folio, tanpa cover seperti majalah atau buku.
-          Inhouse Magazine – Majalah internal sebuah lembaga/perusahaan. Desain atau tampilan dan rubikasinya seperti malajah umum/komersil, namun isinya tentang informasi seputar internal lembaga.

7.      Website & Media Sosial
Fungsi Humas era internet juga mengelola website dan media social lembaga.
Gunakan memaksimalkan kinerja, praktisi humas digital PR “wajib” menguasi :
1.      Blogging (ngeblog)
2.      Online Writing (menulis khas media online)
3.      Social Media Strategy (Strategi mengelola media social)
4.      Search Engine Optimization (SEO) atau pengoptimalan mesin pencari.
5.      Social Media Monitoring (pengawasan media social).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar